Bab 71 - Aku Harap Bisa Tau Diri

1718 Kata

“Tidak perlu bahas Temmy sekarang,” ucap Pak Darren dengan nada dingin sambil melepas pelukan kita. Kok dia marah sih aku bahas Pak Temmy? Jangan bilang Pak Darren cemburu? Pak Darren kembali berdiri dan menanyakan ke dokter mengenai kondisiku dan janin yang ada dalam perutku. Dokter bilang, aku dan janin baik-baik aja, cuma kaki dan lenganku yang mengalami luka-luka. Aku bingung, kenapa luka ini sama persis dengan luka pas aku ditemuin sama nenek? Bukannya aku sembuh karena udah diobatin? Dokter memutuskan pamit dari ruangan setelah selesai meriksa aku. Yang tersisa di ruangan ada Pak Kades dan istrinya, juga laki-laki yang gak kukenal. Pak Darren bersalaman sama mereka, lalu ngucapin makasih karena udah bantu dan bawa aku ke sini. “Karena Pak Darren udah datang, maka kami berdua pam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN