47. Api Unggun & Pelukan

2236 Kata

Langit yang tadinya berwarna jingga kini sudah berubah warna menjadi biru gelap. Semilir angin dan suhu udara menjadi semakin naik, untungnya semua murid tidak ada yang lupa untuk membawa jaket tebal dan selimut, serta perlengkapan lainnya yang bisa menghangatkan tubuh mereka. Setelah insiden tadi siang, akhirnya Irene lebih memilih untuk tidur ditenda bersama teman sekelasnya. Jujur saja, pipinya sampai saat ini masih terasa panas, Raina benar-benar menamparnya dengan sangat kuat, kepalanya sekarang juga jadi pusing. Awas aja lo Rain! Gue bales! Batin Irene. Semuanya sudah selesai bersih-bersih, mereka menumpang membersihkan diri dirumah warga. Setelah selesai bakti sosial seharian, sekarang adalah jadwalnya untuk berkumpul dan pesta api unggun. Semua kayu sudah disiapkan ditengah-ten

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN