Hawa dingin disaat pagi buta seperti ini terasa semakin menusuk ke kulit, Raina terpejam dengan tidak nyaman, gadis itu menekuk kedua lututnya, selimut dan jaket tebal yang ia gunakan masih terasa kurang untuk menghangatkan tubuhnya. Lama-kelamaan Raina tidak nyaman karena hawa dingin ini, ia membuka matanya perlahan, objek pertama yang ia lihat adalah atap tenda miliknya. Raina menoleh ke kanan dan ke kiri secara perlahan, ia menemukan Via, Tasya dan juga Caca sedang tertidur pulas. Kepalanya terasa sedikit pusing, seperti ada yang aneh, tapi apa? Raina berusaha mengingat-ingat. Tak lama setelah itu Raina langsung membuka matanya sedikit lebar saat mengingat kejadian semalam. Dirinya baru ingat jika semalam ia sedang berada dibukit bersama Kenzo dan----Alen. Ingatan Raina memutar kejad

