Motor satria-f hijau berhenti di depan rumah minimalis Alfi. Alfi pun turun dari motor Reza, lalu melepaskan helmnya, dan menyodorkannya. "Thanks, Za." Alfi tersenyum manis pada Reza sambil mengulurkan helm Reza. "Mampir gak?" tawar Alfi. "Sama-sama, Fi. Gak usah lah, gak ada makanan di rumah lo." Reza nyengir kuda pada Alfi. Alfi hanya terkekeh. "Ka Rezaaaaa...." suara cempreng itu berteriak dengan kencangnya dari arah balkon kamar yang terletak di lantai dua rumah Alfi. Sontak Reza dan Alfi pun menengok bersamaan, melihat sumber suara itu. "Hay, Selqa." Reza melambaikan tangannya pada Selqa yang tadi berteriak memanggil namanya. "Kesini dong, Ka! Main sama Selqa." balas Selqa masih dengan teriakan nyaringnya. "Yaudalah, Za! Mampi dulu," Alfi tersenyum menang kearah Reza. Reza pun

