Tiga Puluh Delapan

1995 Kata

Reza mengumpulkan semua keberaniannya, berusaha untuk mengatakan itu saat ini juga. Rasanya memang Alfi harus tautentang hal itu. Yaa! Harus tau "Gue boleh jujur gak sama lo?" tanya Reza hati-hati. Alfi menoleh kebingungan. "Jujur apa?" "Refal pernah cerita apa aja ke elo?" tanya Reza. Yang membuat Alfi semakin bingung, lah katanya tadi mau jujur. Kok jadi nanya Refal sih? "Cerita? Cerita apaan? Ngedongeng aja gak pernah kok.." jawab Alfi sekenanya, meski sempat bingung dengan pertanyaan Reza. Namun Alfi kembali fokus, mencermati ucapan Reza yang sepertinya memang serius. "Tentang masa lalunya?" Reza menengok pada Alfi yang berada di sebelahnya, pandangan Reza menatap mata teduh milik Alfi. "Fika? Ada apa? Lo kenal? Lo tau? Kok bisa sih? Katanya Refal orangnya tertutup tapi kok lo bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN