Alana membayar minuman dan cokelat karamel yang dia beli dan mengucapkan terima kasih pada pegawai kafe itu. Dia berbalik, menemukan Tari tengah tersenyum sembari menggandeng tangan putri kecilnya, Hani yang tidak bisa diam. "Alana?" "Bibi Alana?" "Hai," Alana berjongkok. Mengusap rambut panjang Hani dengan sayang. "Lama tak melihatmu." Dia menyapa lembut dan Hani tersenyum lebar menatap Alana. "Aku sudah mendengar kabar kehamilanmu. Selamat," Tari berbisik dan Alana tersipu malu. "Kacang hijau?" Alana mengangguk mengangkat gelas minumannya. "Kudengar, kacang hijau bagus untuk calon bayi. Aku akan rutin meminumnya," Alana berkata dengan berbisik dan membiarkan Hani bermain di sekitar mereka. "Oki sedang rapat. Seingatku, Akira memberitahu kami kalau kau akan istirahat selama dia ti

