39. Lelah dengan semuanya

2163 Kata

*** Cklek... Pintu kamar Anna terbuka setelah hari menjelang pagi. Sangat pagi dikarenakan ini sedang pukul empat dini hari. Anna membuka pintu kamarnya dengan perlahan sembari menyeret koper di tangan kanannya. Saat pintu terbuka, tepat saat itu juga lampu ruang tengah apartemennya nyala. Anna tersentak kaget dan mendongak siapa gerangan yang menghidupkan lampu. DEG! Tubuh Anna menegang saat melihat Nathan berdiri di dekat sakral lampu sembari bersedekap d**a menatapnya datar dan terlihat sangat marah. “Letakkan kembali koper itu,” perintah Nathan dengan suara rendah bercampur seraknya. Rambut acak-acakan dengan kemeja putih digulung hingga ke siku di tambah lagi dua kancing kemeja atasnya dibiarkan terbuka. Anna meneguk salivanya kasar. Gadis itu menenangkan dirinya melalui bisika

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN