*** Pagi hari yang sama seperti sebelumnya kembali menyapa seorang gadis yang terbaring tenang di tempat tidurnya. Sesaat ketika cahaya mentari pagi menerpa wajahnya melalui sela-sela jendela yang terbuka, Anna perlahan membuka matanya. Gadis itu menyesuaikan terlebih dahulu cahaya yang masuk, setelahnya barulah ia duduk menyandar di kepala ranjang. Anna mengusap mata berkali-kali untuk memperjelas penglihatannya. “Sudah pagi lagi?” gumam Anna dengan suara seraknya. Anna perlahan turun dari ranjang dan saat kakinya hendak menyentuh lantai, sebuah tangan tiba-tiba melingkar di pinggangnya, menarik Anna kembali tidur dan mendekap gadis itu erat. Anna tersentak kaget. Gadis itu menatap dengan mata melotot pada Nathan yang ternyata tertidur nyenyak di sampingnya. “AAAA!” teriak Anna keras

