Bab 65 : Tahu?

2042 Kata

Sabtu pagi. Seorang pria jangkung bercelana jins panjang hitam tengah berdiri di dekat tiang listrik, tak jauh dari rumah berukuran sedang bergaya Victoria. Kabut pagi masih membayang di dedaunan, menguap oleh matahari yang terbit lebih awal. Pria berambut sebahu itu menyipitkan matanya akibat silau cahaya matahari yang tepat mengenainya, sambil sesekali menoleh ke arah rumah Victoria itu. Rumah yang tampak sepi dan monoton, semonoton cat putihnya. Ia berniat mengambil bungkus rokok dari saku jins-nya, tapi ia mengurungkan niat itu. Ia malah mencari- cari bungkus permen karet di saku yang satu lagi, dan membuka bungkus permen itu. Rumah putih itu terdengar berisik sedikit. Suara anak kecil yang bersorak riang. Zedd menengadah sembari menyimpan bungkus permennya. Selang beberapa saat, seor

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN