44. Cimol

1211 Kata

"Mas," rengek Senja. Sepasang kekasih kalau baru menjalin hubungan biasanya memang masih menggebu-gebu. Rasanya ingin selalu bersama dan rindu meski baru berpisah. Baik Senja maupun Arya sedang berada di tahap merasakan itu. Namun, Senja masih memikirkan banyak hal dan masih banyak yang ingin dilakukan. Sementara Arya tidak seperti itu. Dia sudah mapan dalam segala hal dan sudah memiliki banyak pengalaman. Jadi, pemikiran mereka berdua jelas berbeda. "Nggak mau lagi? Kamu tolak lamaran aku lagi dan lagi?" tanya Arya seolah dia marah. "Mas ... nggak gitu. Masa harus aku jelasin lagi dan lagi, sih?" Raut wajah Senja terlihat sangat frustasi. Kemarin ketika kencan pertama dan Arya melamar Senja, semuanya sudah dibahas. Arya mengatakan banyak hal dan Senja pun menjelaskan alasan penolakann

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN