Adrian terus saja menunduk dan mengumpat di dalam hatinya. Kedatangan kedua orangtuanya yang mendadak itu, membuat dirinya merasa sangat malu. Sedangkan mamah Lidya yang sedari tadi menahan wanita peliharaan Adrian. Mulai mengintrogasi wanita itu dengan nada bicara yang sedikit keras dan ketus. "Siapa nama kamu?" tanya Mamah Lidya, sambil berkacak pinggang. "Ayu, Bu." sahut wanita bernama Ayu itu takut. "Sedang apa kamu disini? Apa kamu tidak tau ini kantor?" tanya mamah Lidya kesal. "Sudahlah mah, lepaskan saja wanita itu! Dia hanya melakukan tugasnya, yang salah disini Adrian. Lepaskan saja dia sekarang!" tegur papah Jaya. "Pergilah! Jangan pernah lagi mau dipakai oleh Adrian! Cari pria lain saja, jika Adrian datang lagi. Langsung saja usir, semua harta yang dia punya itu milik is

