BAB 196

2833 Kata

“AH!!” Teriakan Lizzy terngiang-ngiang di kepala Charlotte, meneror tanpa ampun. Dalam lima belas menit, Charlotte terdiam di depan semak-semak, terpaku. Mata hijaunya tidak berkedip, seluruh anggota gerak badannya pun kaku. Dia berubah menjadi patung, disebabkan oleh kinerja otaknya yang mendadak berhenti, sama-sama tidak mampu melakukan pekerjaannya sebagai organ tubuh utama manusia. Tidak, Charlotte tidak bisa bergerak, tubuhnya tak ingin patuh. Tensi darah Charlotte terasa meninggi dan mengalir deras ke wajah dan kepalanya. Jemari-jemari tangannya mulai bergetar hebat seiring bibirnya mengikuti. Kala akhirnya otak Charlotte kembali berfungsi, detik itulah kelopak matanya mengedip. Mata hijaunya spontan merasa perih, tak butuh waktu lama bagi matanya untuk merasa panas lalu mengelua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN