BAB 195

2801 Kata

Apakah Lizzy harus merasa senang sekarang? Senang setelah mengetahui tidak ada yang terjadi di antara Ian dan Charlotte? Hanya sekedar membantunya sebagai salah satu kewajiban seorang pengurus dewan, tak ada maksud lain. Jadi, suasana hati Lizzy memang memburuk hanya karena melihat Ian dan Charlotte bersama-sama? “Aku tidak mengerti,” gumam Lizzy di meja kerja yang dipenuhi oleh tumpukan kertas dan peralatan tulis. “Kenapa aku sebodoh ini….” Setelah Ian membawa Lizzy kembali dari tepi danau, Lizzy memilih untuk melanjutkan pekerjaannya di pondok kesehatan, menyusun pembagian urutan peserta lomba. Dia menyelesaikannya dalam satu setengah jam, namun tak berniat kembali ke pondok panitia. Entah, kantuk tidak menghampirinya, padahal ini sudah lewat tengah malam. Untuk beberapa alasan, Li

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN