BAB 204

2813 Kata

Didampingi keempat ajudannya, Ian melangkah memasuki Rumah Sakit The Princess Grace sembari membawa satu buket bunga lily putih. Seperti yang diduga, kehadiran Ian di sana langsung menyita publik dan wartawan koran. Secepat kilat, para wartawan berusaha memotret figur Ian dari kejauhan, ada juga beberapa yang langsung berlari menghampiri untuk mengorek informasi. Namun kemudian, itu sia-sia karena penjagaan ketat ajudan Ian dan puluhan Kesatria Ancelot yang mendampinginya. Ian tidak begitu ambil peduli. Dia tetap melangkah masuk dengan sikap tenangnya menuju kamar inap Charlotte di lantai empat. Salah satu perawat mendampingi Ian untuk mengantarkannya. Para dokter dan pengunjung pun segera menyingkir untuk memberikan jalan, tak ada yang berani mengusik sang Pangeran Mahkota. Kurang lebih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN