Kedua mata itu menatap ke arah luas lapangan kampus, masih terbayang jelas di matanya kedekatan antara kedua mahasiswanya. Dimana dengan lepasnya Wika tertawa bersama seorang pria yang nyaris asing bagi Pras. Pras tidak tahu jika selain Wika ternyata masih ada mahasiswa yang lainnya juga suka membolos di mata kuliahnya. Memang apa masalahnya sih sehingga mereka tidak menyukai pelajaran bahasa Inggris? pikir Pras. Pras berdecak sebal, selain hubungan pertemanan ada hubungan lain apalagi antara Wika dah pria itu sehingga terlihat sangat akrab dan mesra. Kedua orang itu juga kompak sering bolos di mata kuliah bahasa Inggris, apa mungkin mereka sudah janjian? Mungkinkah mereka sepasang kekasih? Dan, apa itu tadi? Setangkai bunga untuk Wika? Ciihhhh! Kekanakan! cibir Pras kesal. Pras nia

