44.

1007 Kata

"Mau bercerita?" tanya Pras melirik sekilas Wika yang hanya diam saja semenjak mereka pamit pergi tadi. Sekarang ini mereka berdua tengah berada di mobil milik Pras yang tengah melaju di jalanan menuju ke kampus. Suasana diantara mereka memang hening sejak dari lima menit yang lalu, Pras fokus menyetir sembari menatap jalanan sedangkan Wika diam dengan segala pemikirannya yang berkecamuk tak karuan. "Tidak masalah jika kamu belum siap untuk bercerita. Tapi, jika kamu membutuhkan teman curhat, saya harap orang itu adalah saya." ucap Pras tampak begitu percaya dirinya. Wika hanya memutar bola matanya malas ke arah Pras. "Baik pak," sahut Wika santai meskipun ia tampak kesal pada lelaki itu. "Jujur, saya tidak tahu apa yang sedang kamu hadapi saat ini. Maksudnya, saya tidak tahu masalah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN