Membuatmu bahagia ternyata sangatlah mudah. Namun, aku tidak tahu … saat itu kamu benar bahagia atau tidak. *** Nara menoleh ke belakang saat ia sudah tiba di depan kamar rawat Deeka. Ia mengernyit. “Lah, Roni kok nggak ada, ya? Gue kira … dia bareng kita juga, Dee.” “Gue juga kira gitu, Ra.” Deeka menggaruk belakang kepalanya, lalu mengibaskan tangan. “Mungkin dia ke toilet.” “Kok langsung pergi gitu aja tanpa bilang?” Entah mengapa, perasaan Nara tidak enak. Seperti dirinya sudah melakukan kesalahan. Deeka mengangkat bahu, lalu mengajak Nara masuk. Ia kira, tidak ada orang di dalam kamar rawatnya. Namun, ternyata kedua abangnya sedang duduk sambil melipat kedua tangan. Sudah jelas, mereka menunggu Deeka. “Gue kira kalian belom da

