PART 20

1918 Kata

Mimpi ataupun nyata, aku tetap bersyukur. Tidak ada yang percaya denganku, tapi aku sama sekali tidak menyesal kembali ke masa lalu. Karena aku bisa bertemu dengannya lagi. ****   “Apa maksud kalian? Masa depan? Kalian menikah?”                 Nara dan Roni merasa jantung mereka sempat berhenti sesaat, waktu mendengar pertanyaan itu dari Sandra. Mereka menoleh, melihat Sandra sedang berdiri mematung di dekat pintu. Dari ekspresinya, Nara yakin sahabatnya itu lumayan terkejut dan luar biasa bingung.                 “Sejak kapan lo berdiri di situ?” tanya Nara sedikit gugup. “Maksud gue, sebanyak apa yang lo denger?”                 “Sejak Roni nyusul lo, gue ngikutin Roni diem-diem karena penasaran.” Sandra mulai menghampiri Nara dan Roni. “Kenapa lo bisa marah?”                 “D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN