Angga menatap geraldi sebelum ia menlanjutkan kata-katanya,angga berharap pria itu tau maksud dari tatapannya. “Kita harus pulang sekarang sayang,gege harus segera kembali”seakan tau maksud dari tatapan angga,geraldi segera menarik paksa tangan vivian saat gadis itu mencoba tetap bertahan berada diruangan itu. Setelah melihat geraldi dan vivian keluar meninggalkan mereka, angga kembali berkata”angga sudah tau semuanya ma,jadi angga harap mama dan papa merestui hubungan mereka” “Tidak,geraldi hanya milikku”sanggah ana tidak terima jika lelaki yang sangat ia dambakan menikah dengan adik yang sangat ia benci. Angga tersenyum miring lalu berkata”apa urusannya denganmu an,kau bukan siapa-siapanya geraldi” “Kenapa koko selalu membela vivian adik koko itu ak...u”ana menyadari kebodohanny

