Saat aku mulai memejamkan mata, aku mendengar sebuah suara memanggilku. "Tylisia silahkan ikut saya" aku menegakkan kepalaku untuk melihat siapa yang memanggilku ternyata seorang guru BK. Apa lagi ini tuhan, haruskah permasalahan ini sampai di guru BK. "Tyl" panggil Keyla "Im Okay" lalu aku mengikuti guru BK itu ke ruangannya. ** Erlanda yang baru saja memasuki kelas, kebingungan mencari keberadaan Tylisia. "Tylisia mana?' tanyanya kepada Choki "BK" ujar Choki singkat ia masih marah dengan Erlanda bagaimana bisa ia lebih menarik Divandra, padahal tau yang tersakiti di sini adalah Tylisia. seharusnya Erlanda melindungi siapa yang harusnya di lindungi. "Ngapain?" "Er, berhenti pura pura peduli dengan Tylisia, karena kepedulian lo sekarang nggak ada gunanya" cerca Choki membuat

