Masuk ke dalam kamar mandi, jangan berpikir jika Kim hanya sekedar menuntaskan kebutuhannya untuk menguras habis cairan yang tertampung di kantung kemihnya saja. Ia juga pun sengaja mengisi bathup dengan air hangat, mencampurkan sabun beraroma lavendel, kesukaannya. Kim memiliki rencananya sendiri atas usaha Dave yang ingin mendapatkan maaf darinya, memberi pancingan kecil, agar sang suami menyetujui keinginannya untuk bekerja. “Kita lihat saja, Dave! Apakah kau sanggup mengendalikan diri jika aku terus menggodamu seperti ini?” batin Kim meletakkan botol sabun ke tempatnya semula. Hanya dalam hitungan detik, kini Kim sudah tak memakai sehelai benang pun di sana, masuk ke dalam bathup untuk berendam. Ia bahkan melepaskan ikatan rambutnya, ingin benar-benar menunjukkan betapa profesiona

