"Gimana keadaan istri saya, Dok?" Tama bertanya dengan gimik wajahnya yang serius. Ada duka mendalam yang sebenarnya berusaha ia tutupi, dan tentu saja hal tersebut karena ulah b***t Doni. “Ibu Sarah baik-baik saja, Pak. Dia tidak sakit. Hanya saja dia sedang butuh istirahat banyak dan asupan gizi yang cukup, karena Ibu Sarah sedang mengandung.” “Apa?!” pekik Tama, juga Doni, dan Andita bersamaan. “Lho, saya pikir Pak Tama sudah tahu. Lagi pula kalian lima bulan lalu sudah menikah resmi, kan? Berarti nggak ada masalah dong kalau mengandung? ‘Kan bukan kumpul kebo?” heran Dokter Yoga. “Iy-ya, Dok. Maaf. Saya hanya kaget saja. Jadi—” “Tenang saja, Pak Tama. Saya juga sebenarnya khawatir karena usia Ibu Sarah yang sudah hampir memasuki empat puluh. Oleh sebab itu, saya anj

