Debaran jantung Doni Anugerah tak dapat lagi bekerja dengan normal. Dua kakinya sudah berada di sepanjang koridor pintu kedatangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan semua itu terjadi tentu saja karena Andita Gunawan. Dengan taksi blue bird Doni bergerak membelah kemacetan kota Jakarta dan memilih untuk membuka Aplikasi i********: dalam ponselnya di antara rasa menunggu pergerakan laju kendaraan yang sangat lambat. Doni : Sayang, masih marah ya sama Kakak? Kamu sekarang lagi apa? Bukain dong privated akunnya. Kakak, kan, belum follow kamu, Sayang. Kakak mau lihat cantiknya kesayangan Kakak kayak biasanya nih. Jahat banget masa sama Kakak diumpetin postingannya. Ayo dong, Sayang. Sebaris pesan berisi rayuan gombal maut dari seorang Doni Anugerah pun ia kirimkan untuk Andita G

