Bab 41 "Arsyad...!" Terdengar sebuah seruan secara tiba-tiba dari arah belakang mereka. Seruan yang juga memotong pembicaraan Arsyad. Ketiganya menoleh, "I ... I ... Ika ...?" "Pak Erland ..?" Arsyad melongo... "Sejak kapan kalian berada di sini?" Tanyanya bingung. "Tidak usah bertanya kapan kami ada disini, sekarang coba kamu jelaskan, apa maksudmu berbicara seperti itu kepada mereka Arsyad?"tanya Ika dengan raut muka aneh "Ya, jelaskan apa maksud kamu yang sebenarnya?" Erland ikut bicara. Arsyad sungguh dibuat bingung, ia belum mampu mencari jawaban yang tepat dalam waktu yang begitu singkat. "Arsyad, mungkin kamu ragu berbicara di sini. Ayo ikut ke ruangan kantorku sekarang ...!" Ujar Erland. Namun Arsyad tetap bergeming pada tempat duduknya. "Saya bilang ikut ke ruangan sa

