Bab 26

1019 Kata

"Mbak Aira, apa perlu saya menemani Mbak di sini?" tanya Om Rifky sesaat sebelum meninggalkan posko ketika aku telah selesai makan malam. "Tidak perlu Om, saya bisa sendiri." "Baiklah Mbak, kalau ada apa-apa tolong hubungi kami." "Baik Om." "Kami permisi, Mbak." Sepeninggal Om Rifky dan Om Jajang aku duduk sebentar di ruang tamu. Aku masih memikirkan kata-kata yang tidak jadi Om Rifky katakan karena kehadiran teman-temanku. Apa yang akan Om Rifky katakan padaku tadi? Aku mencoba memejamkan mataku dan berharap pikiran jernihku dapat mengetahui apa yang akan Om Rifky katakan. Tapi sial, aku tak dapat memperkirakan apa yang akan dikatakan Om Rifky. Brrraaakkk… Terdengar suara meja dihadapanku di pukul seseorang. Aku segera membuka mataku dan mendapati Via serta Tania and the genk seda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN