Roshni sholat shubuh berjamaah di mushola pondok pesantren. Kepala Roshni pusing, perut Roshni juga sakit. Sekarang perut Roshni nampak sangat besar dibandingkan kemarin. Di kobong, Aisyah menyarankan Roshni untuk tidak usah ke sekolah terlebih dahulu karena kondisi Roshni tidak memungkinkan. "Rosh, kita ke dokter aja yuk," "Nggak, Syah. A-aku takut, aku kan nggak hamil, Syah!" "Kita cek aja dulu, Rosh. Teteh aku mau nganterin kamu kok." "Mau ya, Rosh ..." Roshni mengiyakan perkataan Aisyah. Roshni diantar Aisyah dan Ghea, kakak Aisyah, ke rumah sakit untuk memeriksa keadaan Roshni. Sesampainya di rumah sakit, perut Roshni diperiksa, bahkan sampai di USG, saat di USG ada keanehan. Di dalam rahim Roshni ada bayi yang begitu besar, memiliki sayap, bertaring dan kuku tangan serta kaki

