EPISODE 16

898 Kata

Di kantor Arsyad baru saja menyelesaikan pekerjaannya, kepalanya sakit memikirkan tugas yang sangat menumpuk. Dia teringat dengan almarhumah istrinya yang selalu datang ke kantor untuk memberikannya semangat. Arsyad memandangi frame foto pernikahannya dengan sang istri. Dia tersenyum simpul membayangkan istrinya. Ceklek! Pintu terbuka lebar, Arsyad langsung berdiri melihat istrinya ada di depan sana. "Rina." "Sepertinya Mas Arsyad lagi kangen sama Rina," lirih Rani-kembaran Rina. Rani tersenyum manis memperlihatkan giginya yang rapi. Saat pintu ia tutup, Arsyad pun berjalan mendekatinya. "Kamu cantik." "Mas juga tampan." Cup! Rani membulatkan matanya, untuk pertama kali ia dicium oleh Arsyad. Arsyad tersenyum menatap lekat wajah Rani. Dalam bayangannya itu adalah Rina. Namun ken

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN