Vanya akhirnya pulang ke rumah, dia sangat lelah hingga tidak menutup pintu terlebih dahulu. Baru beberapa saat duduk di sofa pun ia langsung tertidur. Malam hari telah tiba, keadaan pintu rumah terbuka lebar. Gadis itu masih tertidur hingga sekarang. Untungnya tidak ada yang berniat jahat pada dirinya. Padahal pintu rumah masih terbuka memperlihatkan isi dalamnya. Arsyad Aliando baru saja sampai di rumah Vanya. Entah mengapa tanpa sadar saat ini dia malah merindukan gadis itu. Walaupun begitu ia sama sekali tidak menaruh perasaan kepada gadis itu. Karena hingga detik ini pun, Arsyad masih mencintai almarhumah istrinya. "Anya," lirih Arsyad. Pria itu buru-buru keluar dari dalam mobil saat melihat pintu rumah Vanya masih terbuka. Dia takut jika ada yang tidak beres di dalam sana. Mengin

