Rumah yang begitu ramai sudah terlihat dari arah luar. Di waktu-waktu tertentu Yoga memang selalu membuat pesta untuk teman-temannya agar silahturahmi mereka tidak pernah terputus. Sama seperti malam ini, rumahnya sudah dipenuhi oleh beberapa orang yang terlihat bergembira. Arsyad dan Vanya memasuki ruangan itu. Beberapa orang memandangi mereka berdua, lebih tepatnya merasa aneh dengan pakaian Vanya yang tidak cocok untuk pergi ke suatu pesta. "Hai, Arsyad." "Hai," balasnya. "Arsyad. Makin ganteng aja," goda seorang wanita. Lelaki itu hanya tersenyum simpul. Mereka terus saja mencari keberadaan tuan rumah. "Gimana, Anya? Kalau kamu tidak nyaman bilang ya, kita akan pulang dari sini." "Enggak apa-apa, Pak. Tapi Bapak jangan mabuk-mabukan ya." Arsyad menghentikan langkahnya. "Kenapa

