Kekesalan Siska

1488 Kata

Tanpa mereka sadari ada seseorang yang ada di sana tengah memandang Qenna dengan tatapan penuh amarah mendalam. Hatinya mendidih saat melihat kehangatan keluarga di tengah kehadirannya di sana. Bahkan tidak satupun menghiraukannya. Termasuk Armand yang ia harapkan akan melirik padanya juga ikut menutup mata   Siska benar-benar tidak menyukai suasana yang menyakitkan hatinya ini. Kakinya ingin keluar dari ruangan Armand tapi tidak dengan hatinya."ekhem!" Deheman Siska membuat semua orang yang ada di dalam ruangan itu menoleh padanya. Gelak tawa yang begitu menggema di ruangan Armand seketika mereda. Terutama Qenna yang di panah langsung oleh Siska dengan manik matanya itu. "Siska, maaf aku sampai lupa," Armand menyadari bahwa ia melupakan Siska yang semenjak tadi terdiam."Sayang, kenalka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN