Tamat

2417 Kata

"Tidak, tidak mungkin! Dokter bohong, kan?" Qenna meraih kerah almamater dokter."Suami saya masih hidup, kan, dokter?" Tidak mendapat jawab yang ia inginkan dari sang dokter, Qenna semakin mengeratkan cengkeramannya. "Dokter jawab!" bentaknya. "Qen, sudah istighfar," Rafa mencoba menenangkan Qenna, namun tangannya di tepis oleh perempuan itu. "Tidak Rafa! Mas Armand masih hidup dia tidak mungkin meninggalkan aku," bentak Qenna dengan lantang, ia belum siap ditinggalkan untuk sekian kalinya oleh orang yang dia sayangi. Baru saja kebahagiaan itu menghiasi hidupnya, tetapi dunia kembali memporak porandakan kehidupannya lagi. Rafa terpaku melihat perempuan yang pernah mencintai dia sepenuh hati, terpukul oleh sosok pria yang mampu menggantikan posisinya. Rafa tidak menyangka begitu terpuk

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN