Alin tersentak dari lamunannya

1214 Kata

Rafa mendaratkan bokongnya duduk di kursi. Seraya memijit pelipis terasa berat oleh pikirannya terhadap mantan istrinya. Dari informasi yang ia dapat juga, perempuan itu tengah hamil. Kepada Rafa, Qenna memang pernah menyebutkan bahwa dirinya sedang mengandung darah dagingnya. Kala itu ia tidak percaya. Terlebih saat itu Mama Jamilah terus menerus mencuci otaknya. Satu minggu sudah pencarian Rafa mengenai Qenna. Ia pun juga sudah mendatangi rumah tempat Qenna tinggal dulu. Namun, ternyata rumah itu sudah di huni oleh penghuni lain. Rafa juga sudah menanyakan soal Qenna pada tetangganya. Kemana perempuan itu pergi. Tidak satupun tetangga yang tahu kepergian perempuan itu. "Tok ... Tok ..." Rafa tersentak dari lamunan."Masuk." Dari balik pintu, menyembul sang asisten--Kiano membawa doku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN