Malam itu, Rafa tidak hanya satu kali melakukannya. Sampai dua kali, pria itu menggerogoti tubuh Qenna. Rafa tidak peduli, bagaimana tangisan Qenna di malam itu. Menahan perih, sakit, teramat di bagian bawahnya. Meski Qenna hanya menerima di bawah pria itu, dan membiarkan pria itu yang bekerja, Rafa seakan mahir, bagaikan sang dominan dalam setiap gerakkan hentakan atas bawah itu. Awalnya memang perlahan, Qenna pun meminta Rafa untuk tidak meminta merobek secara paksa. Sebab, untuk pertama kalinya ia melakukan hubungan intim, itupun langsung bersama suaminya. Meski mereka berpacaran, Rafa cukup baik menjaga Qenna. Tidak pernah maruk-maruk meminta untuk melakukan hubungan suami istri ketika mereka pacaran. Rafa tidak pernah meminta bukti dari cinta yang di miliki Qenna. Seperti sebagian

