Mana Mungkin Jatuh Cinta

1045 Kata

Pintu Terbuka Menampakkan Sindy, Armand, di luar sanaa. Manik mata Qenna bergiliran melirik dua manusia di hadapannya itu."Sindy, Pak Armand, silahkan masuk." Mempersilahkan dua orang itu masuk kerumahnya. Armand dan Sindy pun masuk sesuai. "Qen, ini untukmu. Tadi, pak Armand yang beli sewaktu kami hendak kemari. Ambillah," Sindy memberikan bingkisan buah yang di beli Armand di pinggir jalan. Sebagai buah tangan untuk Qenna yang sedang sakit itu. "Terima kasih, Pak Armand," ujar Qenna setelah menerima bingkisan buah-buahn tersebut. Armand pun mengangguk. Dengan senang hati ia menerima ucapan terima kasih Qenna. "Ah ya, silahkan duduk, Pak ... Sindy, maaf telah merepotkan kalian," Qenna tidak enak hati dengan kedatangan Armand. Sebab, Sindy tidak memberitahu bahwa pria itu juga akan me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN