bc

Spirit

book_age16+
521
IKUTI
4.3K
BACA
dark
time-travel
shifter
manipulative
mystery
scary
ambitious
cruel
tortured
expirenced
like
intro-logo
Uraian

Bagaimana jika kamu bangun setelah mengalami koma selama setahun? dan setelah itu kamu lupa segalanya. kamu harus kembali ke kampus dan memulai aktifitas dari awal. Dan setelah itu, kamu justru bisa melihat sesuatu yang tidak seharusnya kamu lihat. Kamu juga memiliki sebuah kekuatan yang entah datang dari mana. Semuanya telah terhubung dengan kecelakaan yang membuatmu koma.

Itulah yang dialami Nadin Alexa Clare. Awalnya dia sedikit syok dengan apa yang di lihatnya. tetapi sekarang, dia malah penasaran dengan apa yang terjadi di hidupnya.

Perlahan-lahan dia mulai mengerti dengan apa yang terjadi pada dirinya.

Jangan lupa baca dan tap love ya...

chap-preview
Pratinjau gratis
Terbangun
Suara beberapa langkah kaki memasuki ruangan bertembok putih itu. beberapa perawat dan dokter mengelilingi gadis yang matanya menatap lekat ke atas. Semuanya mulai takjub dengan apa yang mereka lihat. Nadin Alexa Clare terbangun setelah mengalami koma selama satu tahun karena sebuah kecelakaan. "Nadin. kamu sudah sadar sayang?" Mamanya memeluk Nadin. "Kamu siapa?" tanya Nadin. "Ini mama, Sayang ". kata Sisi. Dokter pun menjelaskan bahwa saat ini Nadin mengalami amnesia. Dia lupa dengan apa yang dia alami. Nadin juga lupa dengan orang-orang di sekitarnya. "Biarkan saja seperti itu. Dia mengalami trauma yang cukup berat. Justru dengan amnesia yang dia alami, dia bisa menjalani hidupnya tanpa beban." jelas dokter. Nadin menjalani terapi selama sebulan untuk memulihkan keadaan agar bisa berjalan seperti semula. Mama Sisi mulai memberitahu apa yang disukai Nadin. Siapa Sahabat Nadin dan siapa pula keluarganya. Perlahan-lahan Nadin mulai mengerti kembali apa yang dia lihat. Papa Nadin terlalu sibuk bahkan setelah bangun dari koma, Nadin belum bertemu dengannya. Sebulan kemudian Nadin mulai masuk kuliah kembali. Nadin sudah mulai bisa berjalan kembali seperti semula. Nadin berjalan di pelataran kampus. Beberapa orang terlihat sibuk dengan aktifitasnya masing-masing. Tiba-tiba angin bertiup kencang membuat pohon beringin yang berada di belakang kampus menjatuhkan semua daun kuningnya. Seketika itu juga semua mata tertuju pada Nadin. Semua memandang heran ke arahnya. Semua tak percaya kalau Nadin selamat dari kecelakaan parah itu. Bahkan sekarang Nadin menjadi lebih cantik setelah kecelakaan terjadi. Hari yang cerah itu tiba-tiba turun hujan beserta angin yang kencang. Nadin segera berlari kecil menuju kelasnya. Dia mencari kelas Fakultas Sastra Nadin bercita-cita menjadi penulis Novel ternama. Langkah kaki Nadin terhenti saat menemukan kelasnya. Disana dia bertemu dengan seorang perempuan yang menyunggingkan senyum terhadapnya. Nadin dapat memastikan kalau itu Alisa, sahabatnya. "Hai, Nadin. welcome back to your class." ucap Alisa lalu memeluk Nadin. Nadin hanya diam dengan perlakuan Alisa terhadapnya. "Maaf, ya. Aku gak sempat nengok kamu pas kamu bangun. Aku sibuk banget. Kamu tahu kan, tugas-tugas menumpuk." kata Alisa. "Ok. No Problem." jawab Nadin santai. "Aku juga dengar kalau kamu amnesia. Beberapa ingatan kamu hilang." kata Alisa. "Semuanya. aku gak bisa ingat apapun." Jawab Nadin. "Ok, kalau begitu biar aku yang akan jelasin semuanya sama kamu." kata Alisa. Setelah itu Alisa menceritakan sedetail mungkin apa yang dia ketahui. Saat sedang asyik menjelaskan, tiba-tiba datang seorang perempuan berparas cantik. Memakai atasan kaos putih dan rok denim yang membuatnya terlihat semakin cantik. Dia menatap tak suka dengan kedatangan Nadin. "Itu Siska. Dia musuh bebuyutan kamu. Karena kamu lebih cantik, lebih kaya dan lebih pintar. Makanya dia benci sama kamu" kata Alisa. "Aku gak ingat." kata Nadin "Tenang aja. Ada aku. Kalau dia sampai nyakitin kamu. Aku bakal bikin perhitungan sama dia." Nadin tersenyum. Ternyata benar kata mamanya, bahwa Alisa adalah sahabat Nadin. Bahkan dia bisa melakukan apapun agar tidak ada yang mengganggunya. Nadin dan Alisa pergi menuju kantin. Disana semua mata menatap ke arah Nadin. Merasa di lihat, Nadin menjadi sedikit risih. "Kenapa mereka sampai segitunya lihat aku?" Tanya Nadin. "Mereka heran aja, kok kamu bisa selamat setelah setahun koma. kamu tahu kan, kecelakaan itu sangat parah. Semua anak-anak bahkan menganggap kamu tidak akan selamat." jelas Alisa. Setelah mendengar penjelasan Alisa, Nadin pergi menuju toilet. Di sana dia mencium bau bunga mawar dan melati yang harus semerbak. Nadin menelusuri bau bunga itu, dan dia melihat Siska menaruh buket mawar di sebuah tempat duduk. belakang kampus. Tepatnya di dekat pohon beringin tua. Melihat itu, Nadin bergidik ngeri dan secepatnya pergi. Saat ingin kembali ke kelas, Nadin mendengar dengan samar suara seseorang yang menangis. Nadin mencari sosok tersebut. Dia lalu menemukan seorang hadis berjalan menuju lantai atas. Gadis itu hanya menoleh ke belakang sebentar, tapi tidak lagi mendengar teriakan Nadin. "Berhenti, Kamu." kata Nadin Gadis itu terus saja berjalan setelah. itu menaiki Balkon dan melompat dari atas gedung. Melihat itu, Nadin menjerit dan saat menatap kebawah, semuanya hanya darah. Setelah itu dia tidak sadarkan diri. * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * Nadin terbangun di ruang UKS kampus. Ada Alisa disana. Setelah beberapa saat, mamanya datang. "Nadin, kamu kenapa sayang?" ucap mamanya. Nadin terdiam sesaat. "Tadi ada yang bunuh diri, ma. Alisa, kamu tahu kan?" ucap Nadin ketakutan. "Nadin, gak ada apa-apa. kamu tadi pingsan di lantai atas. Yang nemuin kamu itu aku." kata Alisa. Nadin segera berlari dan melihat ke depan. Tidak ada bekas darah apapun. Bahkan tidak pernah ada bunuh diri. "Ini aneh, ma. Alisa. tadi aku benar-benar melihat ada yang melompat dari atas sana." kata Nadin. "Sayang, mungkin itu halusinasi kamu saja karena terlalu lama koma. Buktinya tidak ada yang terjadi." kata Sisi "Kampus ini aneh, ma. Bahkan sejak tadi pagi, banyak bunga mawar dan melati disekitar sini." kata Nadin. Nadin berlari ke belakang kampus dan melihat tidak ada satupun bunga di sana. Nadin merasa gila dengan apa yang di lihatnya. Benarkah dia memang berhalusinasi?. "Sayang, ayo kita pulang. Mama rasa kamu belum siap ke sekolah." kata Sisi. "Ayo, Nad. kita pulang, kampus sudah sepi." kata Alisa Akhirnya Nadin mau di ajak pulang walaupun kepalanya terasa sakit setelah memikirkan hal yang tak masuk akal itu. Semuanya terasa nyata. Bahkan Nadin ingat dengan jelas sosok perempuan itu menatapnya sebelum melompat ke bawah. Nadin mulai memejamkan matanya, tanpa dia melihat ke seberang jalan. Di sana ada Siska yang menaburkan bunga dekat jembatan. Alisa bersyukur karena Nadin tak melihat itu. Alisa pamit pulang setelah mengantar Nadin pulang. Nadin beristirahat sejenak di kamarnya. Dia berusaha mempercayai semua ucapan Sahabat dan Mamanya. Alisa berhenti tepat di jembatan tempat Siska menabur bunga. Dia mulai menangis mengingat semuanya. Di sanalah tempat kecelakaan itu terjadi. Makanya, Siska menabur bunga di sana. Alisa menaruh sebatang bunga mawar di dekat jembatan itu dan setelah itu dia pergi. "Hari ini tepat setahun kamu meninggal." ucap Alisa lalu pergi Nadin terbangun setelah tertidur selama tiga jam. Dia keluar kamar dan disambut dengan kedatangan papa yang tidak dia ingat. "Sayang.. papa kangen sama kamu. papa senang kamu bisa sembuh kayak gini." Hendri memeluk Nadin. Mendapat perlakuan seperti itu, Nadin menangkis pelukan itu. Hendri memaklumi sikap anaknya. "Maafkan papa karena baru pulang. Yang penting kamu sehat dan bisa kembali seperti semula." kata Hendri Hendri begitu terpukul saat tahu kalau Nadin amnesia dan tak dapat mengingat apapun.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

DIHAMILI PAKSA Duda Mafia Anak 1

read
41.2K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
189.3K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.9K
bc

Setelah Tujuh Belas Tahun Dibuang CEO

read
1.2K
bc

TETANGGA SOK KAYA

read
52.2K
bc

TERNODA

read
199.1K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
234.0K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook