Nadin mulai gelisah dalam tidurnya. Wanita itu sedang bermimpi. Beberapa kali dia sempat mengigau. Sesuatu terjadi dalam mimpinya. "Nadin, kamu benar Nadin kan?" Lelaki itu sedang menatap Nadin dengan seksama. Dari atas sampai ke bawah. "Kamu cantik juga." Ucapnya. Nadin tidak kenal dengan sosok lelaki itu. Nadin justru mengacuhkannya dan dia pergi tanpa menjawabnya. "Cuek banget sih." Ucapnya. Nadin tetap tidak mempedulikan lelaki itu. Dia malah melangkah pergi dan sama sekali tak menggubrisnya. Nadin terbangun dengan nafas yang terengah-engah. Mimpi barusan terasa sangat nyata baginya. Namun dia bertanya-tanya. Siapakah Dia? Siapakah sosok lelaki dalam mimpinya itu? Karena terbangun, Nadin akhirnya memilih keluar. Alangkah kagetnya dia melihat Fathan sedang menonton televisi sen

