Zara pulang ke rumah setelah selesai membantu Nadin. Sedari tadi, Zein merasakan sebuah keanehan pada diri istrinya itu. Dia banyak diam dan seakan memikirkan sesuatu. Sesampainya di rumah, Zara segera masuk kamar dan menguncinya. "Za, kenapa di kunci?" Tanya Zein. "Mas, aku mau sendiri dulu ya. Jangan ganggu. Aku capek mau istirahat." Ucap Zara. Zein hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan aneh istrinya. Walau Zara memang sering mengurung dirinya di kamar. Dan itu semua karena masalah dia yang tak bisa memberinya anak. Zara sering sedih akan hal itu. Dia juga merasakan apa yang ia rasakan. Dan Zein membiarkan sikap Zara yang sering mengurung diri termasuk hari ini. Di dalam kamar, Zara mulai membaca isi diary itu. Untuk semua hal yang telah aku rahasiakan. Sebuah rahasia tent

