Tangisan Kesedihan

2089 Kata

Anita menatap Alisa dengan tatapan yang sama. Karena sebenarnya tiada Ibu yang mau melihat anaknya berada dijalan yang salah. "Mama pulang aja."Ucap Alisa. Ucapan itu berhasil membuat Anita merasa sedih. Ucapan singkat itu mampu menembus hati yang paling dalam. "Alisa, Mama memang bersalah. Tapi, kamu masih muda. Enggak seharusnya kamu bersama lelaki setengah baya itu. Dia menipumu."Ucap Anita. Alisa hanya tersenyum singkat. Dia tahu kalau Mamanya sedang membual tentang Hendri. "Mama enggak tahu, kan? Alasan aku bersamanya. Selain jadi kekasih, dia juga seperti sosok ayah buat aku." Ucap Alisa. "Dan hal itu gak pernah aku dapatkan dari ayah kandung aku." Lanjutnya. Anita kembali terisak. Dia tidak tahu kalau pengaruh sosok ayah sampai membuat Alisa salah jalan. "Alisa, Mama tahu se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN