Karena hari ini adalah pertemuan penting Viona dengan kliennya. Dio dan Viona memilih mengendarai mobil saja. Sementara motor kesayangan Dio di tinggal di kediaman Rasti. Mobil hitam kesayangan nona muda perlahan keluar dari gerbang rumah besar berlantai dua tersebut. Meninggalkan sang satpam yang sudah siap untuk menjaga keamanan di sana selama tuan rumahnya pergi. "Mbak, kita kemana ini?" tanya Dio tanpa mengalihkan pandangannya dari jalanan di depannya. Walau usianya masih muda, tapi soal berkemudi seperti ini sudah tidak bisa diragukan lagi. "Ke restoran dekat rumah sakit kota ya." Wajah tampan Dio semakin sumringah saat tahu rute yang akan mereka tempuh. "Yuhuu … lumayan jauh." Viona menoleh dengan kening berkerut saat mendengar ucapan Dio yang justru senang karena tempat pe

