Jemput

2013 Kata

Pagi ini Bayu berencana untuk mencoba mendekati Viona kembali. Setidaknya dia ingin meminta maaf karena telah mengkhianati gadis sebaik Viona. Berdiri di depan cermin, dengan tangan yang sibuk membenarkan dasi yang melingkar di lehernya. Menjadi anak laki-laki tunggal dan juga tulang punggung keluarga membuat Bayu harus berusaha sebaik mungkin. Apalagi posisi dia adalah bos kafe. "Sayang, hari ini kita jadi ke Bali kan? Gak enak kalau gak datang. Acara reuni itu kan cuma sekali setahun." Terdengar suara seorang wanita dari arah ponsel yang berada di atas meja tak jauh dari tempat Bayu saat ini. Nomor dengan nama kontak 'Lydia' itu sudah hampir setengah jam melakukan panggilan telepon. Bukan hal aneh lagi bagi keduanya. Setiap saat mereka bisa melakukan panggilan suara atau vidio de

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN