Pattaya sedang duduk di sebuah sofa berbentuk bulat di balkon. Tatapannya kosong menatap langit. Sesekali dia menghembuskan nafas lelah. Dia begitu lelah. Kehidupannya bagai di neraka. Jared memperlakukannya sangat berbeda sejak kejadian itu. Jared begitu manis dan menyeramkan di saat yang sama. Seolah semua kebaikannya menyimpan racun yang siap menikam Pattaya. Ponsel Pattaya bergetar. Dia mengambil smartphonenya dan melihat nama Angel tertera di sana. Pattaya tersenyum mendapati ada seseorang yang mengingatnya. Pattaya menggeser layarnya dan mendekatkan ponselnya ke telinga. "Pattaya. Aku merindukanmu." Pattaya tersenyum. "Aku juga. Apa kabarmu?" "Kantor menyebalkan saat kamu tiba-tiba menghilang. Mrs Jonathan sempat protes saat kamu absen terlalu lama. Dia membuat gosip yang tidak

