"Pattaya!" Pattaya menoleh mendapati seseorang memanggilnya. Angel berlari ke arahnya. "Apa yang sebenarnya terjadi?" Pattaya menggeleng. Angel berdecak kesal. "Aku tahu kamu pasti tahu apa yang terjadi. Ceritakan padaku." Pattaya menggigit bibirnya. Dia juga tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Melihat ekspresi Pattaya, membuat Angel menghela nafas, "Oke. Kamu lepas sekarang. Nanti makan siang, kamu harus menceritakan semuanya. Aku gerah melihat si penyihir itu bersama Mr J." *** Pattaya berhadapan dengan Angel dalam kafetaria. Mereka mengambil duduk paling ujung dengan Angel yang memasang badan menutupi Pattaya. Sejak Pattaya masuk ke dalam kantor, semua orang menatapnya mengejek dan meremehkan. Mereka seolah menatap lolucon saat Pattaya datang. Semua rencana yang telah dia sus

