42

1158 Kata

Hari bahagia, pagi ini terasa betul-betul mengharukan, sepanjang proses pernikahan mata papa selalu basah oleh air mata, mama tampak lebih bisa menahan perasaan, bisa tersenyum dan menyapa para tamu dengan senyum manis mama. Mama masih agak sulit melangkah, tetap menggunakan satu kurk. Para tamu menikmati makanan khas Indonesia dan Perancis. Saat menikmati hidangan mata Roi menangkap sosok seseorang di pojok taman, ada Andre yang mengamati pergerakan Zee sejak tadi. Roi segera melingkarkan tangannya pada pinggang Zee, sambil mencium rambut Zee, sesekali ia usap perut Zee yang sudah mulai terlihat buncit memasuki bulan kelima kehamilannya. "Apaan sih sayang, banyak tamu loh, kamu main cium aja," Zee merasa risih dengan ciuman Roi yang tanpa henti. "Diam saja kamu, nggak usah nolah nole

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN