Zee melangkah ke kamar tidur di apartemen Roi. Berganti baju dan membuka laptop. Zee menghembuskan napas kuat-kuat. Dan mulai membuka laptopnya. Melanjutkan tugas akhirnya. Saat Zee sedang serius mengerjakan tugas tiba-tiba Roi berdiri di sampingnya. "Tadi mama nanya apa saja sama kamu?" tanya Roi. "Cuman nanya, kamu kok bisa ketawa riang kalo bareng aku, ya aku bilang, kalo aku anak yang manis, gak bikin masalah dan bentar lagi pasti anak tante jatuh cinta sama saya," jawab Zee sambil matanya tak lepas dari laptop. Digetoknya kepala Zee oleh Roi. "Aduh, heh sakit tau, dasar," jerit Zee. "Mama pasti nyangka kamu pacar aku Zee, berpura-puralah menjadi pacarku, mau ya Zee, aku diberi tahu oleh kakakku, kak Zheva, kalo dalam waktu dekat aku nggak punya pacar, mama akan jodoh

