"Kenapa?"lirih seorang gadis yang tengah duduk diatas kursi roda. Ia menyisahkan jarak diantara dirinya dan Azka, di dalam ruangan intensif tersebut. Azka hanya berdiri diam, lalu menunduk. Sedangkan Irfa, sudah menunggu laki-laki tersebut sedari tadi untuk menjelaskan semuanya. "Kenapa dia nangis gitu Zka? Terus kenapa tatapan dia seakan-akan kehilangan gitu?"Tanya Irfa berulang-ulang. Azka tersenyum tipis, Azka kemudian mendekati Irfa lalu berjongkok dihadapannya. dirapikannya rambut Irfa sejenak yang sudah sedikit berantakan. "Maafin Azka ya Fa sebelumnya." Irfa hanya menatap Azka bingung dan penasaran,"Kenapa minta maaf?"tanya gadis itu lagi. Azka tak ingin menjelaskan semuanya, Ia tak ingin kondisi Irfa akan memburuk setelah ini, tapi gadis itu selalu mendesak dirinya sedari t

