Prolog - 1
Prolog
Empat tahun yang lalu Nicholas Sykes, model panas yang baru naik daun dengan keluarga besar di belakangnya, menyakiti Yui Kito. Memainkan trik untuk memanipulasi, membius, dan mengambil kesuciannya dengan paksa.
Empat tahun yang lalu, Jay Sykes bertangungjawab atas kesalahan adik lelakinya. Memperlakukan Yui Kito dengan baik, dan menemaninya di tahun-tahun tersulit dalam hidupnya.
Kematian anggota keluarga terdekat Yui Kito yang menyebabkan kemalangan beruntun dengan kebangkrutan keluarga, dibuang oleh sanak-saudara, dipaksa putus asa oleh musuh keluarga, dan mencoba bertahan hidup hari demi hari hingga bahkan dinodai Nicholas Sykes!!!
Tapi empat tahun kemudian.
Jay Sykes menikahi gadis lain, dan Nicholas Sykes memainkan trik lain untuk memaksanya menikah.
PERINGATAN
CERITA INI MENGANDUNG MUATAN DEWASA SEPERTI KEKERASAN, PENGGAMBARAN TINDAKAN KURANG SENONOH, KONSUMSI MINUMAN KERAS, ROKOK, DLL.
BAGI PEMBACA YANG BELUM CUKUP UMUR ATAU TIDAK NYAMAN DENGAN KONTEN TERSEBUT, DIANJURKAN UNTUK TIDAK MEMBACANYA!!!
_____________ 1 _____________
Yui Kito mencoba tetap berdiri kokoh dan berusaha menyunggingkan seulas senyuman, ikut serta bertepuk tangan diantara para tamu undangan dengan rasa sakit disudut dadanya.
Sungguh penyiksaan diri!
Kesakitan, kepahitan, kekecewaan dan putus asa yang ia rasakan mencapai puncak dari apa yang pernah ia rasakan sebelum-sebelumnya.
Tak ada yang mampu menandingi rasa sakitnya selain melihat laki-laki yang ia suka, ia jaga dan laki-laki yang pernah berencana hidup bersamanya hingga tua memilih menikah dengan sahabat dekat yang juga saudara tirinya.
Jiwanya merana, hatinya terobek-robek dan ia harus menghadapi tantangan kejam itu sendirian.
Tak akan ada lagi Jay Sykes yang selalu ada mengisi hari-harinya yang terasa kosong dan Jay yang selalu mengulurkan tangannya.
Yah, Dia Jay Sykes pemilik wajah aristokrat tampan, dingin, dan tentu saja jenius bisnis terkenal Prevkaya, mungkin juga Se-Imakurga.
Putra mahkota monarki Sykes dan penerus perusahaan raksasa AA Enterprise yang telah menemaninya selama empat tahun. Menjaganya, menjadi sandaran dan pilar pendukung dalam kehidupannya yang pahit dan sulit.
"Jay, dia disini" bisik Yui gemetaran, Nicholas nampak berjalan mendekat kearah mereka. Saat pesta dimulai mereka menyelinap untuk berbicara secara pribadi. Tidak menyangka akan bertemu Nicholas Sykes yang akan selalu dihindari Yui Kito.
Nicholas Sykes, meski wajahnya hampir mirip dengan Jay, tapi kepribadian mereka sangat bertolak belakang. Jay pengusaha yang dominan dan dingin. Sedangkan Nicholas, Model Nakal dan hangat.
Setiap kali melihat Nicholas, saudara lelaki Jay yang lebih muda, Yui akan gemetaran ketakutan, adakalanya ia kesulitan bernafas dengan kaki-kaki yang lemah. Ketenangan yang selalu ada di wajah cantik dan lembutnya akan hancur ketika berada didekat Nicholas Sykes, Apalagi berada dihadapannya langsung.
Perasaan sesak dan tak berdaya itu sungguh amat menyiksanya. Meski ia sudah berusaha keras menyakinkan diri, tapi kenyataan tetap kejam terhadapnya. Banyak trauma yang ia coba lalui, tapi yang berhubungan dengan Nicholas terlalu sulit bahkan mungkin saja mustahil untuk ia hadapi.
"Maafkan aku" kata Jay tiba-tiba menarik pinggang Yui dan menciumnya penuh semangat hanya demi Nicholas menyerah.
Nicholas ingin tertawa, dua tahun setelah pertemuan malam mereka di rumah pribadi Jay, mereka kembali bertemu lagi pada malam pernikahan Jay Sykes, dan pemandangan yang ia lihat benar-benar menempatkan saudara lelakinya sebagai b******n paling b******k dimatanya.
Kalau pernikahan biasa, yang berciuman adalah pengantin pria dan wanita, tapi Nicholas Sykes malah memergoki pendamping pengantin wanita dan pengantin pria yang berciuman. Di koridor sepi dan jauh dari aula utama.
"Kau hebat sekali bro, menikahi pengiring pengantinnya sekalian" Sindir Nicholas Sykes dengan nada keras. Ada seringai penuh penghinaan di wajah tampannya.
Kedua orang itu memberhentikan aktivitas mereka, dan bersamaan menoleh pada Nicholas.
"Jangan berlagak sok suci begitu, nick, bukankah kau sudah lebih berpengalaman soal ini?" balas saudara laki-lakinya masih mendekap gadis itu, menatap tidak suka karena kehadiran Nicholas seakan telah mengganggu kesenangannya "Dan aku yakin tak hanya satu pengantin wanita yang kau cium dihari pernikahan mereka"
"Aku tak sebejat itu, Bro" Nicholas Sykes tergelak sumbang matanya menatap marah "Bukankah kau teman baik pengantin wanita? Kau berkhianat tepat dihari pernikahannya. Bagaimana rasanya? Menyenangkan?"
"Kenapa?" tantang gadis itu sengit. Masih dalam dekapan Jay, gadis itu santai bertanya "Kau mau juga?"
Tangan Nicholas langsung terangkat dan nyaris mendarat di pipi gadis itu, andai saja saudara laki-lakinya tidak mencegah.
Tapi Nicholas tak berhenti hanya di sana, menghentakkan tangannya dari cengkraman tangan saudaranya, dan dengan cepat menarik tangan Yui Kito sehingga gadis itu tersentak kearahnya, memisahkannya dari dekapan Jay.
"Apa yang kau lakukan?" hardik saudara laki-lakinya dengan suara penuh ancaman. Vena di keningnya hampir menonjol karena marah. Gerakan Nicholas terlalu cepat untuk ia cegah.
"Lepas!!!" Yui mencoba melepaskan diri, tapi Nicholas Sykes tidak bakal membebaskannya begitu saja "Lepaskan aku Nicholas Sykes!!!"
Mata abu-abu Nicholas menatap tajam saudaranya, ada aura membunuh yang terpancar dari dirinya "Kalian tidak ingin menimbulkan keributan, kan? Semua orang ada disini sekarang. Nah Jay, kau kembalilah kepada istrimu jika kau tidak mau lagi posisi di perusahaan. Jangan coba ikut campur urusanku dengan Yui!!!" katanya menggertakkan gigi, nada bicaranya penuh ancaman. Tatapan mereka nampak sengit seperti dua binatang buas yang siap bertarung sampai mati.
Demi menjaga reputasinya dan Yui Kito, Jay benar-benar tidak bisa bertarung dengan Nicholas Sykes sehingga saudara lelakinya itu berhasil menarik Yui menuju Notre Damez, sebuah Restoran dan bar atap paling populer dan mahal di Prevkaya, tidak memberikan ruang bagi Yui untuk bernegosiasi.
Beberapa gadis pengunjung kelas atas curi-curi pandang kearah mereka, karena ego dan harga diri masing-masing tidak ada berani menuju kearah Nicholas untuk meminta tanda tangan, walau mereka ingin, apalagi dengan seorang gadis misterius di genggamannya.
Memang tidak diragukan lagi Notre Damez salah satu tempat paling indah di puncak gedung kelas atas Prevkaya, makanan yang mereka hidangkan terkenal akan kelezatan tiada tara, ditempat Yui duduk ia bisa melihat pemandangan indah dan spektakuler dipaparkan di depannya, tapi tidak sedikitpun meringankan badai kekacauan dihatinya.
Kekasihnya menikah dengan sahabatnya hari ini dan Nicholas Sykes yang selalu ia hindari muncul menimbulkan masalah, duduk manis di depannya.
"Apa yang kau lakukan?" pekik Yui rendah saat merasakan sepasang tangan besar, halus dan hangat mengambil tangan kirinya.
"Yui Kito" kata Nicholas Sykes dengan seringai menyebalkan di wajahnya "Menikahlah denganku"
Yui Kito tertegun, cincin berlian indah berkilauan sudah tersemat di jari manisnya, dewa ketampanan di depannya, melamarnya di puncak tinggi spektakuler dengan suasana romantis, tapi malah membuat suasana hatinya makin berat.
"Ehm... " tenggorokan Yui terasa kering, mata tajamnya menatap garang pada lelaki tampan tak tahu malu di depannya "Tuan Sykes, apakah anda lupa membawa otak anda hari ini? Atau apakah otak anda tertinggal di suatu tempat saat anda berkeliling dunia? Kita tidak saling mengenal satu sama lain, mengapa saya harus menikah dengan anda? Apakah anda tidak tahu bahwa saya dan saudara lelaki anda sudah mengajukan persetujuan dari monarki Sykes untuk menjadi pasangan hidup, ditambah lagi, monarki Sykes sudah mengetahui saya dan saudara lelaki anda sudah punya dua anak" jelas Yui mencoba menarik tangannya kembali, tapi Nicholas Sykes keras kepala tidak mau melepaskan tangannya. Saat Yui berhasil melepaskan tangannya, dengan usaha keras ia mencoba melepaskan cincin itu, dan sialnya cincin itu lebih keras kepala tidak mau terlepas, meski jarinya sudah memerah dan sakit "Argh... Nicholas Sykes lepaskan benda ini dari jariku segera"
"Kenapa harus dilepaskan? Kenapa?" tanya Nicholas dengan senyum kejam khas dirinya, mata abu-abunya menunjukkan kemarahan bercampur keluhan.
Yui Kito benar-benar terdiam olehnya. Ia selalu takut dengan keberadaan Nicholas Sykes karena kejadian dimasa lalu, juga kepribadian kejam yang tersembunyi dibalik senyumnya yang menawan, saat ia marah, semakin lebar senyumnya semakin menyeramkan ia menjadi.
Secepat berkedip, Nicholas Sykes merubah wajahnya, tersenyum lembut melihat ekspresi kesal, jengkel, marah dan...takut di mata Yui. Ia pikir itu cukup lucu "Cincin itu sangat cocok berada di sana. Itu cantik" lanjutnya tidak lama melihat Yui Kito kehilangan kata-kata dengan nada lembut dan manis. Membuat Yui merinding, ia belum pernah mendengar suara Nicholas yang begitu lembut.
Yui bertanya-tanya, apakah lelaki ini benar-benar Nicholas Sykes atau hantu. Mengingat bagaimana hubungan mereka dimasa lalu membuat Yui menggertakkan gigi "Diantara kita itu mustahil Tuan Sykes. Anda pernah bersama saudara perempuan saya dan saya milik saudara laki-laki anda. Kami sudah punya anak dan monarki Sykes mengetahuinya" ucap Yui sengit.
Meski baru berusia dua puluh satu tahun tak akan ada yang percaya bahwa secara hukum Yui Kito telah memiliki dua anak lelaki bersama Jay Sykes. Hanya orang-orang terdekat yang tahu fakta itu.
"Tidak ada yang tidak mungkin Nona Kito. Selama saya, Nicholas Sykes, menginginkannya, semua bisa terjadi. Jay baru saja menikah, itu mustahil bagi kalian bersama, monarki Sykes sangat bodoh jika mereka setuju dengan kalian. Anda dapat tenang, saya menerima anda apa adanya, anak atau hubungan masa lalu anda, saya menerimanya dengan senang hati" Katanya dengan penuh keseriusan.
Mustahil.
Yui Kito mencibir dalam-dalam di benaknya. Empat tahun yang lalu, Nicholas Sykes bermain trik dengannya, mengunakan obat perangsang untuk mengambil kesuciannya. Lalu sekarang dia ingin menikahinya?
Bermimpi!!!