Tian dan Riani sudah kembali ke dalam. Mereka mencari keberadaan Babas dan Ara namun tak mereka temui. Tian lalu mengambil ponselnya mencoba menghubungi Babas, namun saat ia membuka layar ponsel, ia melihat ada pesan masuk dan itu dari Babas. Dengan cepat ia segera membukanya, Aku pulang dulu karena ada sedikit urusan. Ara juga. Semuanya sudah disusun rapi di dalam kulkas. Ps: kau punya kamar yang banyak, setidaknya pakailah satu untuk bercinta. Kau membuatku dan Ara gila memergoki kalian tadi di taman. Tian tanpa sadar langsung tertawa keras membuat Riani yang tengah berjalan menuju kamar mandi untuk mencari Ara langsung terhenti dan langsung melihat Tian di ruang depan. "Kenapa?" tanya Riani penasaran. Bukannya menjawab, Tian justru memberikan pesan tersebut pada Riani. Dengan se

