Mereka memutuskan untuk balik dan tak jadi ke puncak. Banyak yang dikhawatirkan Tian dan Babas, salah satunya Ara. Karena gadis itu mau tak mau sudah ikut campur dalam masalah antara mereka dengan Ferdinan. Apalagi Ara yang dengan berani menghajar anak buah Ferdinan tadi di rest area. Mobil diambil alih oleh Bastian. Karena Tian yang dikhawatirkan masih panik. "Lo jago bela diri?" kesunyian dalam mobil terbuyarkan karena pertanyaan Babas pada Ara yang sedari tadi sibuk dengan ponselnya. "Pernah belajar dulu sebentar." "Hah? Sebentar tapi bisa baku hantam sama pria berbadan tambun? Sebentarnya berapa lama? Lima tahun?" Ara hanya tersenyum geli. Bastian mendadak berubah cerewet padanya. "Anggap saja begitu.." jawab Ara singkat. "Tapi mulai saat ini, kamu harus hati-hati Ra.." Ara m

