“Naomi pagi tadi mengundang Mama di acara ulang tahunnya besok malam. Dia juga mengundangmu, tapi kamu sangat sibuk sampai dia menitip undangan pada Dava, ucap Bu Widia pada putranya yang baru saja tiba di rumah. Pergi pagi, malam baru tiba di rumah. Kadang jika dia sibuk dengan podcast, pagi baru pulang. “Dia mengadu sama Mama?” “Wajar. Bukankah dia tipe perempuan yang sangat manis? Tidak komplain pada orangnya langsung tapi pada ibu dari pria itu.” Sindiran yang cukup menohok, tapi tidak digubris oleh Samudra yang memilih beranjak pergi. “Apa kamu akan datang ke pesta ulang tahun Naomi?” tanya Bu Widia sedikit mengeraskan suaranya agar Samudra yang sudah menjauh dapat menoleh. “Aku sibuk, Ma.” “Semua orang juga sibuk. Tapi bisa meluangkan waktunya … sudahlah, Sam! Jangan menjadikan

