“Naomi.” Seketika Naomi tersentak saat Samudra memanggilnya. Dia menoleh membuat wanita di depannya langsung menerobos masuk. “Eh!” Naomi hendak mencegah perempuan bertubuh langsing, yang memakai gaun di atas b****g tanpa lengah. Kulit putih begitu menyala pada kain warna hitam. “Reva!” Samudra terkejut melihat kedatangan mantannya yang tersenyum menyapa dirinya. “Hai. Aku senang sekali, kamu belum melupakanku, Samy.” Reva meletakkan tas branded-nya di atas meja, kemudian berjalan mendekat ranjang Samudra. Lantas Naomi masih membeku, penasaran dengan identitas wanita cantik nan elegan itu. “Apa jangan-jangan, dia mantan istri Dokter?” “Ngapain kamu ke sini?” tanya Samudra. Urat lehernya muncul, menahan gejolak amarah. Memandang wajah Reva seakan mengembalikan luka lama. Padahal, luk

